Tema 6 Subtema 1 Pem 2 (Masyarakat Peduli Lingkungan)
Tema 6
Subtema 1
Mayarakat Peduli Lingkungan
Materi Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Indonesia
ILMU PENGETAHUAN ALAM (KD 3.2 DAN 4.2)
Pengertian Pubertas dan Ciri-Cirinya
Pubertas merupakan fase perkembangan fisik pada tuhuh manusia dan ditandai dengan kematangan organ seksual dan ciri-ciri perkerm hangan seksual sekunder. Masa pubertas remaja putra terjadi pada usia 12 - 13 tahun dan masa pubertas remaja putri dimulai dari usia 10 - 12 tahun.
Pubertas secara fisik terjadi secara primer dan sekunder. Pubertas secara primer yaitu perubahan dalam tubuh meliputi perubahan hormon dan organ kelamin sedangkan pubertas secara sekunder ditandai dengan perubahan yang tampak dari luar. Pada wanita pubertas primer ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah.
Pubertas bisa ditinjau dari fisik maupun psikologis. Berikut ini ciri-ciri pubertas dan penjelasannya.
A. Pada Laki-Laki
Perubahan fisik ini ditandai dengan beberapa hal berikut ini :
- Organ
kelamin yang mulai berfungsi dan menghasilkan sperma dalam testis.
- Ditandai dengan mimpi basah pertama kali.
- Tumbuh kumis dan jenggot.
- Jakun mulai membesar dan tampak.
- Suara berubah menjadi lebih- besar dan berat.
- Tumbuh
rambut di beberapa area (ketiak, kaki, dada, organ kelamin).
- Otot tubuh mulai terbentuk.
- Bahu melebar dan bidang.
- Muncul
jerawat, sebagai reaksi aki bat kadar hormon yang meningkat.
- Kekuatan otot bertambah.
B. Pada Perempuan
Perubahan fisik ini ditandai dengan beberapa hal berikut ini :
- Organ
kelamin mulai berfungsi, produksi sel telur dimulai, rahim menjadi lebih kuat
dan slap mem buahi.
- Ditandai dengan menstruasi pertama. Menstruasi adalah
proses peluruhan dinding uterus akibat kegagalan proses pembuahan.
- Payudara mulai membesar.
- Tumbuh rambut di beberapa 'area (ketiak dan organ kelamin)
- Suara lebih nyaring dan lem but.
- Muncul jerawat di wajah karena peningkatan kadar hormon.
- Lebih cepat tumbuh tinggi dan besar.
Pubertas
secara Psikis
Selain perubahan fisik, salah satu ciri-ciri
pubertas terlihat pada perubahan psi kisnya. Efek dari pengeluaran hormon
seksual tersebut jugs mem pengaruhi kondisi emosi remaja.
Ciri-ciri pubertas secara psikis adalah :
- Mencari identitas diri
- Mulai tertarik kepada lawan jenis.
Penyebab Terjadinya
Pubertas
Masa pubertas seseorang tidak sama.
Beberapa faktor mempengaruhi masa pubertas yaitu gizi, pengaruh lingkungan,
kondisi medis tertentu, dan Iainnya. Penyebab munculnya pubertas ini adalah
hormon yang dipengaruhi oleh hipofisis (pusat dari seluruh sistem kelenjar
penghasil hormon tubuh). Berkat kerja hormon ini, remaja memasuki masa pubertas
sehingga mulai muncul ciri-ciri kelamin sekunder yang dapat membedakan antara
perempuan dan laki-laki.
Hormon seks yang mempengaruhi perempuan adalah estrogen dan progesteron yang diproduksi di indung telur, sedangkan pada laki-laki diproduksi oleh testis dan di namakan testosteron. Pada anak perempuan hormon yang paling dominan adalah hormon esterogen dan estradiol. Hormon estradiol ini memicu perkembangan payudara dan uterus serta pertumbuhan fisik tubuh yang semakin tinggi dan besar. Yang bisa kamu lakukan dalam menyikapi masa pubertas adalah :
- Mencoba berpikir positif.
- Tidak mem banding-bandingkan diri dengan orang lain.
- Cukup berolahraga dan istirahat.
- Kendalikan hasrat seksual mu supaya kamu tidak terbawa nafsu.
- Meminta nasihat kepada orang tua atau orang dewasa lain yang bisa di percaya.
BAHASA INDONESIA (KD 3.7 DAN 4.7)
Kumuh dan bau busuk melekat dengan tempat pengolahan sampah terpadu Bantar Gebang yang berlokasi di pinggiran Jakarta. Maklumlah, setiap harinya sebanyak
6.000 ton sampah dari seluruh pelosok Jakarta ditam pung di tempat ini.
Seluas pandangan mata, terlihat gunungan sampah di mana-mana, belum lagi bau yang menusuk hidung. Di antara gunungan-gunungan sampah terlihat pula deretan rumah milik parampemulung yang berupaya mendapatkan
!pemasukan dari mengumpulkan sampah-sampah yang masih bisa dijual kembali.
Namun ada satu rumah yang tampaknya berbeda
dari yang Iainnya, dengan warna warni yang lebih semarak dan beberapa ruang
yang terbuka. Itulah rumah Komunitas BGBJ, yang memilih hidup di tengah-tengah
sampah dan pemukiman warga Bantar Gebang. Para penghuni rumah itu berupaya
mengubah pandangan negatif tentang Bantar Gebang, yang biasanya
dilihat sebagai tempat yang bau dan kumuh. Bagaimana caranya? Dengan mengajarkan anak-anak
Bantar Gebang tentang kebersihan dan manajemen sampah.
BGBJ adalah kependekan dari Biji-biji Bantar Gebang. Nama
ini dipilih Resa Boenard, salah seorang pendirinya, lantaran
mereka menganggap anak-anak Bantar Gebang sebagai biji
atau benih yang dapat turnbuh subur dengan cinta
dan perawatan yang tepat hingga menjadi pohon
yang kuat. Resa menuturkan misi utama dari komunitas yang
dibentuknya bersama temannya asal Inggris, John Deviln, adalah
untuk mengubah pola pikir orang banyak tentang Bantar
Gebang lewat pendidikan anak-anak pemulung Bantar Gebang.
Berkaca pada pengalamannya
ketika masih kecil, Resa sempat mengalami perundungan aki bat bau sampah yang
menempel di tubuhnya sampai dipanggil sebagai Putri Sampah dari Bantar
Gebang oleh teman-temannya di sekolah dasar.
Sempat enam tahun meninggalkan Jakarta lantaran
melanjutkan sekolah di Sumatra Barat, Resa memutuskan kembali lagi ke Bantar
Gebang untuk mengedukasi anak-anak Bantar Gebang di sanggar Satu Untuk Sem ua.
Sanggar ini yang kemudian menjadi embrio komunitas BGBJ. Dinamai Kingdom of
BGBJ atau Kerajaan BGBJ, komunitas ini
menawarkan peluang bagi orang-orang yang ingin merasakan pengalaman berbeda
selama tinggal di Jakarta.
Yang diajarkan kepada anak-anak ini
antara lain mendaur ulang sampah plastik dan kertas yang tidak dimanfaatkan
lagi. Misalnya, botol plastik yang tak terpakai lagi dihias menjadi mainan atau
ban bekas yang dicat dan dibentuk menjadi bangku.
Tak hanya mendaur ulang sampah yang
ada di sekitar menjadi kreasi seni, furnitur yang digunakan di komunitas
tersebut juga menggunakan kayu yang dibeli dari pemulung Bantar Gebang. Resa
menuturkan kayu-kayu tersebut kern udian diolah di bengkel daur ulang yang
berlokasi di lantai dua.
"Workshop kami ini adalah untuk upcycle. Jadi kalau
recycle kan cuma daur ulang biasa, kalau upcycle kita mengubah barang bekas
menjadi menjadi barang yang berguna atau memiliki nilai lingkungan yang lebih
balk," jelas Resa.
Berbarengan
dengan usaha untuk mengubah pola pikir masyarakat, bangunan yang ditempati
komunitas BGBJ dulunya adalah lokasi untuk pembuangan plastik namun kini
bertransformasi menjadi rumah tinggal sementara atau horn estay, yang
penghasilannya digunakan untuk biaya operasional komunitas.
#Catatan, setelah kamu baca seluruh materi silahkan berikan komentar dengan Nama. komentar akan dicatat sebagai kehadiranmu.
Ayo Berlatih, kerjakan soal-soal pada link berikut untuk mengerjakan latihan soal pembelajaran 1
LATIHAN SOAL
Sehat selalu untuk kamu dan juga keluarga, terima kasih selamat belajar

Contoh komentar
BalasHapusNama: Sanji sudah selesai
Antoni sudah
BalasHapusNayla sudah
BalasHapusNama: Wita sudah
BalasHapusNama : Airin Sudah selesai
BalasHapusShela sudah
HapusShela sudah
BalasHapusDias sudah
BalasHapusSyiva sudah pak
BalasHapusDhini sudah
BalasHapusNama:wangsit sudah selesai
BalasHapusNama:muanwar
BalasHapusSudah