Tema 6 Subtema 2 Pemb 4 (Masyarakat Peduli Lingkungan)

Kelas                :  VI
Tema                 6 Subtema 2
Pembelajaran  : 4
Materi              : (Seni Budaya dan Prakarya


PEMBELAJARAN 4

 

SBDP (KD 3.3 dan 4.3)


Pengertian Tari Tunggal

Tari tunggal adalah jenis tari yang dimainkan mutlak oleh seorang penari. Dalam mem-peragakan karya tar' secara perseorangan, penari harus memerhatikan hal-hal berikut :

         kemampuan yang trampil dalam olah gerak,

         peka tehadap irama gendhing,

         dapat mengekspresikan tail yang dibawakan, balk koreografinya maupun karakter tari dengan penuh percaya diri,

         dapat mengolah/mengisi ruang pentas.

Dalam jenis tarian 'n' para penari biasanya berperan menggambarkan atau menyampaikan karakter seseorang atau rnakhluk hidup lain seperti binatang. Selain dikenal dengan tar' tunggul kesenian yang memperlihatkan kebolehan seseorang dalam menggerakkan anggota badan ini juga kerap disebut dengan tarian solo yang berarti sebuah tar' yang dimainkan oleh satu penari.

Bentuk Gerak Dasar Tari Tunggal

Gerak dasar tari tunggal adalah gerak seluruh anggota tubuh kits mulai dan kepala, leher, bahu, lengan tangan, jari-jari tangan, badan dan dada sampai pinggang, pinggul, kaki dan pangkal paha sampai telapak kaki. Di mana tanggung jawab terletak pada seorang. Gerak dasar tari tunggal merupakan langkah awal penting bagi seorang penari sehingga nantinya mengembang-kan menjadi gerakan yang ritmis. Pembagian gerak masing-masing anggota tubuh

1.      Gerak kaki, meliputi gerak telapak kaki, gerak jari-jari kaki, gerak pergelangan kaki, dan gerak lutut.

2.      Gerak badan, meliputi gerak pinggul, gerak lam bung atau pinggang, dan gerak bahu.

3.      Geraktangan, meliputi geraktelapak tangan, gerak jari-jari tangan, gerak pergelangan tangan, dan gerak tangan atau siku.

4.      Gerak kepala, meliputi gerak leher dan gerak kepala.

Ragam Gerak Tari Tunggal

a. Tari Tunggal Jenis Puteri

Ciri-ciri gerak tar' tunggal jenis putri, yaitu

         Geraknya cenderung menyempit.

         Sering menggunakan garis-garis Iengkung yang memiliki sentuhan kelembutan.

         Gerak yang diperagakan cenderung mengalun.

b. Tari Tunggal Jenis Putera

Ciri-ciri gerak tar' tunggal jenis putra, yaitu

         Gerak yang dipergunakan menggunakan volume besar/memaKai tern pat yang luas.

         Geraknya sering menggunakan garis lurus yang patah-patah, menyiku, supaya kelihatan gagah dan memiliki kesan kuat serta kokoh.

         Sifat geraknya tegas atau mantap.

 

SBdP (KD. 3.3 DAN 4.3)

Unsur-Unsur Seni dalam Tari

Suatu tari tidak bisa dikatakan seni bila tidak memenuhi unsur yang ada di dalamnya. Dengan adanya unsur-unsur tersebut m aka akan tercipta gerakan ritmis yang indah.

Seni tari mempunyai dua unsur, yaitu unsur utama dan unsur pendukung. Suatu gerakan tidak bisa dikatakan sebagai tarian bila tidak memenuhi tiga unsur. Jika salah satu saja dari unsur tersebuttidak ada, maka gerakan tersebut tidak bisa dikatakan sebuah tari. Berikutini adalah unsur utama dalam sebuah tari :

1. Wiraga (Raga) : Sebuah tarian harus menampakkan gerakan badan, baik dengan posisi duduk ataupun berdiri.

2. Wirama (Irama) : Sebuah seni tari harus memiliki unsur irama yang menyatukan gerakan badan dengan musik pengiringnya, balk dari segi tempo maupun iramanya.

3. Wirasa (rasa) : Sebuah seni tari harus mampu untuk menyampaikan sebuah perasaan yang ada di dalam jiwa, melalui sebuah tarian dan gerakan juga ekspresi penarinya.

Unsur pendukung hanyalah sebuah ajang untuk memikat orang yang melihat agar sebuah tarian lebih menarik. Sebetulnya jika unsur ini tidak dipenuhi maka suatu gerakan yang ritmis sudah dikatakan gerakan seni tari. Tapi ada baiknya jika unsur pendukung seni tari juga dipenuhi, supaya lebih memiliki daya pesona jika digunakan pada sebuah pementasan atau pertunjukan. Unsur tersebut adalah :

1. Ragam gerak. Sebuah tari akan terlihat indah bila seluruh anggota badan berkaloborasi. akan menambah daya tarik tersendiri.

2. Ragam iringan. Suatu tari bisa dinikmati jika diiringi dengan musik yang ritmis dan cocok dengan gerak suatu tarian.

3. Rias dan kostum. Rias dan kostum berfungsi menambah pesona dan daya tarik lalu dapat pesona dan daya tarik sebuah tarian itu sendiri.

4. Pola Iantai/bloking. Tarian juga akan terli hat lebih berseni jika pola lantainyaterlihat indah.



Ayo Berlatih, kerjakan soal-soal pada link berikut  untuk mengerjakan latihan soal Tema 6 Subtema 2 pembelajaran 4

 

Latihan Soal ST2 Pemb 4

 

Sehat selalu untuk kamu dan juga keluarga, terima kasih selamat belajar 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGUMUMAN KELULUSAN

Aplikasi Video Editor

ASEAN