Kelas 6 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 2 dan 3 (kepemimpinan)
Tema : 7 Subtema 1
Pembelajaran : 2 dan 3
Pembelajaran 2
Ilmu Pegetahuan
Akam (KD 3.2 dan 4.2)
Pubertas
Puber atau
pubertas merupakan tanda anak sudah mulai memasuki usia remaja. Pada saat ini,
anak mengalami berbagai perubahan, terutama perubahan fisiknya. Perubahan fisik
anak laki-laki dan perempuan saat memasuki usia pubertas berbeda, usia mulai
pubertas juga berbeda antar keduanya. Biasanya, anak perempuan Iebih cepat
memasuki usia pubertas dibandingkan dengan laki-laki.
Ciri pubertas anak laki-laki
1.
Pada
anak laki-laki, perubahan fisik pubertas dimulai Iebih lambat daripada anak
perempuan, sekitar usia 12 atau 13 tahun. Sebagian besar menunjukkan tanda
perkembangan di usia 14 tahun, dan menyelesaikan seluruh pertumbuhan pubertas
di usia 17 atau 18 tahun.
2.
Perubahan
pertama adalah testis dan penis yang membesar, lalu ram but turn buh di daerah
pubis dan ketiak. Massa otot berambah, dan jaringan payudara juga berkembang.
3.
Testoteron
menyebabkan tulang rawan dalam kotak suara tumbuh lebih besar dan Iebih tebal,
yang menjadikan pita suara memanjang dan menebal. I ni menyebabkan pita suara
bergetar di frekuensi yang lebih rendah sehingga suara menjadi Iebih dalam.
4.
Rambut wajah tumbuh, yang disertai dengan
jerawat. Anak laki-laki cenderung mengalami masalah
dengan kulit berm inyak dan keringat daripada anak perempuan.
5.
Tanda
pematangan seksual anak laki-laki adalah mimpi basah.
6.
Wajah
ditumbuhi rambut, berawal dari ram but halus tipis, menjadi lebih kasar.
7.
Dada melebar
8.
Rambut
dada terus-menerus tumbuh sampai usia 30 tahun; sebagian prig hanya memiliki
sedikit atau tidak memiliki rambut dada sama sekali.
9.
Rambut
pubis
10.
Genital
membesar
11.
Tubuh lebih berotot.
Massa otot
bertambah secara signifikan.
12.
Perubahan dalam tubuh
Perubahan
fisik selama masa pubertas kemungkinan akan mem pengaruhi kegiatanmu
sehari-hari. Mungkin kamu akan merasakan sedikit ketidaknyamanan. Berikut
beberapa cara menyikapi masa pubertas yang akan kamu alami.
1.
Menjaga kebersihan tubuh.
2.
Menjaga kesehatan dengan memilih .
3.
Hati-hati
dalam bergaul dengan lawan jenis.
4.
Memilih
bacaan dan tontonan yang sesuai umur.
5.
Rajin
beribadah sesuai agama masing-masing.
Pembelajaran
3
Pendidikan
Kewarganegaraan (KD 1.1 dan 2.1)
Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia.
Pancasila mengandung nilai moral yang positif bagi bangsa. Mulai dari sila
pertama sampai kelima sangat jelas menggambarkan moral luhur bagi suatu negara
yang menganutnya.
Bangsa Indonesia membutuhkan
pemimpin yang berkepribadian Indonesia, yaitu berlandaskan pada nilai luhur
Pancasila. Ciri utama dari kepemimpinan Pancasila adalah bentuk kapemimpinan
yang selalu bersumber dan berlandaskan pada nilai luhur dan norma Pancasila
dalam segala tindak tanduknya, dengan ditunjukkan dengan sikap yang menekan
kepentingan pribadi dan kepentingan
umat.
Terdapat beberapa karakteristik yang harus dimiliki dan yang dapat mencerminkan kepemim-pinan Pancasila.
Karakter yang pertama adalah
Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi ciri seorang pemimpin Pancasila. Kesadaran beragama dan keimanan, akan
menjadikan orang tidak merasa Iebih tinggi dari orang lain. sehingga akan
timbul rasa kasih sayang dan rasa
persaudaraan
terhadap sesama. Keimanan terhadap agamapun membuat orang akan se;alu berbuat adil, benar; jujur, sabar dan
rendah Kati. Bacalah mengenai
kepimpinan seorang Lurah
Pak Abdi
Pemimpin yang baik adalah orang yang
mau terus belajar dari siapa saja. Sebagai ketua RT yang dicintai warganya,
ibu.Erika banyak belajar dari Pak Abdi. Beliau seorang Lurah Kampung Palapa,
yang letaknya bersebelahan dengan Kampung Sehat Melati.
Seperti
banyak orang lainnya, ibu Erika terinspirasi atas keberhasilan Pak Abdi
menggalang warga untuk menjaga kehidupan beragama dan kerukunan beragama.
Seperti yang dirasakan oleh Ibu Erika hari ini, ketika menghadiri undangan
peringatan Hari Kemerdekaan di Kampung Palapa. Ibu Erika mendengarkan pidato
Pak Abdi.
"Warga Kampung Palapa. Sudah Iebih dari enam puluh
delapan tahun negara kita berdiri mandiri, merdeka dari penjajah. Setiap tahun
kita berkumpil merayakannya, bukan tanpa tujuan. Aneka lomba dan kegiatan makan
bersama adalah bentuk syukur kita atas kebebasan untuk hidup berkarya dan
ungkapan terima kasih kita atas jasa para Pahlawan yang berjuang untuk kern
erdekaan ini."
"Wargaku tercinta, satu hal penting yang tak akan bosan saya sampaikan, adalah agar kita selalu
menjaga perilaku kita sesuai tuntutan agama. Aneka kegiatan yang kita lakukan
dalam memperingati kemerdekaan ini harusselalu kita dasari dengan rasa syukur
kita atas anugerah Tuhan. Dengan ijin Tuhan Yang Maha Esa para pahlawan
berjuang merebut dan mem-pertahankan kemerdekaan negara kita."
"Kini,
marilah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan positif. Semua
kegiatan, hendaklah kita niatkan sebagai ibadah kepada Tuhan. Dengan begitu
semoga Tuhan meridhoi semua yang kita lakukan."
"Selamat berpesta memperingati ke-merdekaan bangsa,
wargaku. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi dan menuntun langkah
kita. Semoga desa kita semakin maju. Semoga seluruh warga semakin makmur dan
bahagia.
Hati Ibu Erika
bergemuruh seiring tepuk tangan seluruh warga yang hadir. Sekali lagi, Pak Abdi
memberinya inspirasi. Seorang pemim pin harus selalu mengajak warganya untuk
selalu menerapkan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan
Kewarganegaraan (KD 3.1 dan 4.1)
Pancasila yang termuat di dalam Pembukaan UUD 1945
merupakan landasan bangsa dan negara yang didalamnya terkandung nilai nilai
pendidikan karakter bangsa yang memiliki peranan penting, yakni dimensi
spiritual, di m ensi kultural serta dimensi institusional. Nilai-nilai
keluhuran Pancasila dalam kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan
pandangan hidup bangsa haruslah dihayati agar talc hanya menjadi slogan saja.
Pada hakikatnya Pancasila telah
dibentuk melalui proses yang cukup panjang oleh para pendiri bangsa. Pancasila
sebagai ideologi terbuka mencerminkan keterbukaan pemikiran 2. yang mampu
menerima segala iklim perubahan yang terjadi agar mampu melaksanakan
nilai-nilai Pancasila yang luhur secara mendasar.
Berikut adalah nilai-nilai yang terkandung -salam sila
kesatu Pancasila, yaitu "Ketuhanan yang Maha Esa".
1.
Percaya dan takwa
terhadap Tuhan yang Maha Esa.
2.
Mengembangkan sikap
hormat meng-hormati dan bekerja sama antar pemeluk agama dan penganut
kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan yang Maha Esa.
3. Mem bina kerukunan hidup diantara
sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
4.
Agama dan
kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut
hubungan pribadi manusia dengan Tuhan yang Maha Esa.
5.
Mengembangkan sikap
saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan
masing-masing.
6.
Tidak memaksakan
satu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
Kita hidup di negara yang mempunyai
banyak keyakinan. Untuk itu kita harus bersikap toleransi. Dalam melaksanakan
toleransi beragama kita harus mempunyai sikap atau prinsip untuk mencapai
kebahagiaan dan ketenteraman. Adapun prinsip tersebut adalah:
1.
Kebebasan
beragama.
Hak asasi
manusia yang paling penting dalam hidup adalah hak kemerdekaan atau kebebasan
balk kebebasan untuk berfikir maupun kebebasan untuk berkehendak dan kebebasan
di dalam memilih kepercayaan atau agama.
2.
Penghormatan dan eksistensi agama lain.
Etika yang harus dilaksanakan dari sikap toleransi setelah mem berikan
kebebasan beragama adalah menghormati eksistensi agama lain dengan pengertian
menghormati keragaman dan perbedaan ajaran-ajaran yang terdapat pada setiap
agama dan kepercayaan yang ada balk.
3.
"Agree
in Disagreement" (setuju
di dalam perbedaan).
Perbedaan
tidak harus ada permusuhan, karena perbedaan selalu ada di dunia ini dan
perbedaan tidak harus menimbulkan pertentangan.
Penerapan Sila Pertama dalam Kehidupan Sehari-hari
Berikut ini contoh penerapan sila Ketuhanan yang Maha Esa
dalam kehidupan sehari-hari :
1.
Mempercayai adanya
Tuhan.
2.
Memiliki suatu agama tertentu.
3.
Menjalankan ibadah sesuai perintah agama.
4.
Meningkatkan rasa
toleransi di lingkungan masyarakat.
5.
Menggalang kegiatan
yang meningkatkan persatuan.
6. Senantiasa menjaga keamanan
1. Buku Guru
2. Buku Siswa
3. LKS
Ayo Berlatih, kerjakan soal-soal pada link berikut untuk mengerjakan latihan soal Tema 7 Subtema 1 pembelajaran 2 dan 3
Sehat selalu untuk kamu dan juga keluarga, terima kasih selamat belajar


Komentar
Posting Komentar